[Review] My PS Partner

2 comments
Wah judulnya udah 17+ nih, dan emang terbukti ini film mengandung Nudity jadi buat yang umurnya belum cukup jangan nonton deh. Ya kita tahu sama tempelah kalo korea punya banyak judul dengan jenis film seperti ini. Berhibing gw udah nonton baca deh review dari gw.
my ps girlfriend
Cover

Film ini menceritakan Hyeon seung seorang pemuda yang frustasi ditinggal ceweknya karena dia gak sukses-sukses jadi penyanyi/komposer ini mendapat telfons sex dari wanita tak dikenal dan terbawa suasana. Dan ternyata si cwek juga nyasar saat melakukan PS, padahal dia maunya sama cowoknya eh nyasar karena baru ganti HP. wkwk Konyol banget.
Hyeon Seung marah

Abis PS

Hah? Salah sambung
Dan Cerita pun berlanjut, dari telfon-telfonan sambil curhat tumbuhlah benih cinta yang tak ingin ditanam sebenernya karena Yoon Jeong masih pacaran dan akan menikah. Keraguan dan kegalauan cinta mereka terlihat. Saat mantan Hyeon seung kembali kepelukannya dia melepas dan memilih berjuang mendapatkan Yoo Jeong. Di Hari pernikahan Yoon Jeon dia menyanyikan lagu ciptaanya tetapi liriknya Vulgar. Ini adegan romantis but vulgar pertama yang pernah gw liat di film korea. Berikut liriknya :

Datanglah seperti angin
Ciuman 3 Detik kita
Datang seperti tetes hujan
mendengar tawamu lewat telfon

Datang seperti angin
Meletakkan tanganku didadamu
"itu" mu di boxerku
Desahanmu lewat telfon
Bercerita tentang celana dalammu

Tunjukan aku celana dalammu
beritahu warnanya
itu membuat aku lebih penasaran
apa yang ada didalamnya

haha konyol kan, akhirnya pernikahanpun bubar bin ancur, hyeon seung jadi komposer terkenal karena lagunya itu, tapi tentunya liriknya udah diganti. Yang judul aslinya "Show me your panty" menjadi "Show me your heart". dan Happy Ending. Filmnya sederhana dengan cinta yang berat. Afterall gw kasih nilai :
B
Yang belum nonton segera deh cari nih film mantap buat hiburan. :D
~nomad

2 comments:

  1. wah kayaknya bagus nih, makasih reviewnya

    ReplyDelete
  2. Browsing ah , di mana ya yg gampang 089676808762

    ReplyDelete

Terima kasih telah membaca "Nomaden Edogawa" tinggalkan komentar yah kawan, ayo bangun komunikasi yg baik.